Oleh : Dinnar Sintia, S.Pd.

Derap langkah kaki mulai meramaikan lapangan hijau, Senin 13 Juli 2026 merupakan hari pertama siswa siswi SDIT Al Ibrah memasuki Jenjang baru. Senyum ceria tak luput dari wajah mereka, meskipun jelas raut wajah kesedihan akan selesainya libur akhir semester  tak luput dari padanya. Mengusung tema “Good Manners Brilliant Future” SDIT Al Ibrah berharap siswa siswi bisa mempertahankan akhlak yang baik sehingga tercipta Masa Depan yang gemilang.

Pada kesempatan ini Janan selalu Kepala SDIT menyampaikan agar setiap anak dapat memiliki niat yang lurus, dapat senantiasa disiplin dalam menghargai waktu, memiliki mental pantang menyerah, serta menjaga sikap saling menghargai antar sesama. Dengan imbauan tersebut diharapkan agar siswa siswi bisa terus saling menyayangi dan menghormati.

Hari Selasa, 14 Juli 2026 adik-adik kelas 1 mulai berdatangan, dengan disambut oleh kakak-kakak kelas 6, mereka berjalan melewati ustadz ustadzah yang telah siap menyambut para calon Generasi Bintang di Masa Depan. Dengan kasih sayang kakak-kakak kelas 6 mengantar adik-adik kelas 1 satu persatu menuju kelas barunya. Icon Muhammad Al Fatih dan Sayyidah Fatimah Az Zahra menjadi penyambut kedatangan adik-adik kelas 1.

Sosok Muhammad Al Fatih dikenal dengan keberaniannya, cinta akan ilmu dan penakluk Konstantinopel. Sedangkan Sayyidah Fatimah Az Zahra menjadi teladan dalam kemuliaan akhlak, keteguhan iman, dan kesederhanaan. Dari dua sosok tersebut diharapkan siswa siswi diharapkan bisa meneladani sifat-sifat baik mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Janan juga menyampaikan Hadits tentang Anjuran Menyayangi :

1. HR. At-Tirmidzi

…ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

Sayangilah siapa saja yang ada di bumi, niscaya penduduk (yang ada) di langit akan menyayangi kalian.” (HR. At-Tirmidzi no. 1924)

2. HR. Bukhori Muslim

مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ

“Barang siapa tidak menyayangi, ia tidak akan disayangi.”

Dengan harapan semua siswa siswi bisa saling menyayangi dan menghormati antar mereka, sehingga sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi seluruh siswa.

Esoknya sembari siswa kelas 2 sampai 6 mempersiapkan buku-buku mapel untuk pembelajaran di jenjang baru, siswa kelas 1 diajak menaiki kereta odong-odong yaitu sebuah rangkaian gerbong tanpa pintu atau jendela yang ditarik oleh sepeda motor atau mobil. 4 kereta odong-odong diberangkatkan mengangkut siswa siswi kelas 1 beserta ustadzah pendamping. Pengenalan daerah sekitar sekolah, pabrik yang berjejer, gudang-gudang pabrik, pasar tradisional Gresik yang masih aktif dan sangat ramai pembeli serta Klenteng yang merupakan tempat ibadat umat Konghuchu. Hingga akhirnya sampai di alun-alun Kota Gresik. Meski dahaga menyeruak di tenggorokan, dan suara perut bernyanyi merdu, mereka semangat berkeliling alun-alun Gresik.

“Ini adalah alun-alun kota Gresik yaa anak-anak, di sebalah sana ada Masjid Jami’ agar memudahkan para pengunjung untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT ” tutur Mu’rifah selaku Kaur Kesiswaan di SDIT Al Ibrah.

Kegiatan pun berlangsung penuh suka, hingga akhirnya kembali ke SDIT Al Ibrah lagi. Keesokannya anak-anak diajak makan Ice Cream bersama. Tentu saja kegembiraan semakin tak luput dari wajah mereka. Ditambah lagi pada hari selanjutnya anak-anak diajak berlatih salah satu olahraga yang disenangi Rasulullah yakni Berkuda. Hampir semua anak berani dan tidak ada raut kecemasan dan ketakutan dalam mimik mereka.

Semoga anak-anak semakin nyaman dan tenang dalam melaksanakan proses belajar mengajar di SDIT Al Ibrah Gresik serta dijadikan Generasi Qur’ani yang Berprestasi.