sditalibrah – Gresik, 30 Juli 2025 . Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SDIT Al Ibrah Gresik. Dua murid terbaiknya, Aransha Hafizh Firmansyah (kelas 2) dan Usaid Abdurrahman Nasrullah (kelas 4), terpilih menjadi bagian dari tim perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi International Mathematics Contest (IMC) 2025 yang akan digelar di Singapura.

Dari Gresik ada 4 dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berhasil lolos seleksi kompetisi matematika tingkat nasional dan akan mewakili Indonesia dalam ajang International Mathematics Contest (IMCS) yang akan berlangsung di Singapura pada 2 Agustus 2025 mendatang.

Keempat siswa tersebut adalah:

  • Muhammad Arfan Nabhan Wahyudi, siswa kelas 3 MI Nurul Ulum Gumeno Manyar
  • Davina Azqiara Pramesti, siswi kelas 5 SD Muhammadiyah Manyar
  • Aransha Hafizh Firmansyah, siswa kelas 2 SDIT Al Ibrah Gresik
  • Usaid Abdurrahman Nasrullah, siswa kelas 4 SDIT Al Ibrah Gresik
Peserta IMCS (dari kiri : Aransha Hafizh Firmansyah/SDIT Al Ibrah, Muhammad Arfan Nabhan Wahyudi/MI Nurul Ulum,
Usaid Abdurrahman Nasrullah/SDIT Al Ibrah, Davina Azqiara Pramesti/SD MM

Menjelang keberangkatan, mereka mendapat kehormatan khusus berupa audiensi dan doa restu langsung dari Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., di Kantor Wakil Bupati pada Selasa, 29 Juli 2025. Pertemuan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan semangat, disaksikan oleh para pendamping, guru, serta orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Wabup Alif menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam terhadap para siswa yang membawa nama Gresik, bahkan Indonesia, ke kancah internasional.

“Selamat berjuang di Singapura. Kalian tidak hanya mewakili sekolah atau daerah, tapi bangsa Indonesia. Tetap rendah hati, tunjukkan bahwa pelajar Indonesia tak hanya cerdas, tapi juga berkarakter,” tutur beliau.

Lebih dari sekadar pencapaian akademik, Wabup juga menekankan pentingnya akhlak dan sikap hormat kepada orang tua sebagai kunci kesuksesan sejati.

Sepandai apa pun anak-anak kita, kalau tidak menghormati orang tua, maka keberkahan itu akan hilang. Jangan lupakan adab,” pesannya penuh makna.

Ajang International Mathematics Contest Singapore (IMCS) sendiri merupakan kompetisi matematika internasional bergengsi yang diikuti oleh ratusan institusi pendidikan dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Thailand, dan Hong Kong, serta didukung oleh Singapore Tourism Board (STB) Education Services Division. Di Indonesia, peserta IMCS diseleksi melalui Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-20 yang diikuti oleh lebih dari 65.000 peserta dari seluruh penjuru tanah air.

Kepala SDIT Al Ibrah, Ustadz Janan, S.Pd., yang turut mendampingi, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap dunia pendidikan, terutama kepada para siswa berprestasi.

“Ini menjadi suntikan semangat besar, bukan hanya bagi Aransha dan Usaid, tapi juga bagi seluruh keluarga besar SDIT Al Ibrah untuk terus berprestasi dan menjaga akhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Usaid dan Aransha tampak antusias dan siap menghadapi tantangan di ajang internasional tersebut. Didampingi guru dan orang tua, mereka berkomitmen memberikan yang terbaik, tak hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk Gresik dan Indonesia.

Semoga langkah dua ananda SDIT Al Ibrah ini menjadi pembuka jalan bagi lebih banyak generasi muda Gresik untuk berkiprah di dunia internasional, dengan tetap menjunjung tinggi ilmu dan adab. (*)