Penulis : Ustd. Almaidatul Istibsyaroh, S.S
Gresik, 11 Mei 2026 – Antusiasme wali murid terlihat dalam pelaksanaan seleksi kelas takhassus, Takhassus Class (TC) SDIT Al Ibrah yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti hampir separuh siswa kelas 1 bersama orang tua mereka.
Program Kelas Takhassus di Sekolah Bintang merupakan salah satu program unggulan sekolah terbaik yang berfokus pada pembinaan hafalan Al-Qur’an. Program ini diperuntukkan bagi siswa yang akan menempuh pendidikan di kelas 2 hingga kelas 5 dan dilaksanakan melalui proses seleksi setiap tahun sebelum tahun pelajaran baru dimulai.
“Seleksi takhassus hanya dilaksanakan setiap tahun sekali sebelum tahun pelajaran baru,” ujar Ustadzah Rica Desy Nurita selaku panitia kegiatan.
Pelaksanaan seleksi berlangsung di sekolah yang beralamat Jl. Tanjung Wira 6 No 44 GKB Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, tepatnya di beberapa ruang kelas lantai 1 dan 2 gedung sekolah. Dalam prosesnya, peserta mengikuti dua jenis tes, yaitu tahsin dan tahfidz. Tes tahsin meliputi penilaian kelancaran membaca Al-Qur’an, ketepatan tajwid, serta makharijul huruf. Sementara tes tahfidz dilakukan untuk mengukur kemampuan hafalan sekaligus konsistensi siswa dalam menjaga hafalan yang telah dimiliki.
Penanggung jawab seleksi, Ustadzah Nurbaiti, S.Pd., menyampaikan bahwa minat wali murid terhadap program takhassus tergolong sangat tinggi. Menurutnya, hampir seluruh orang tua berharap anak-anak mereka dapat diterima dalam program tersebut.
“Semua wali murid yang saya wawancarai berharap anaknya bisa diterima di kelas takhassus ini,” tuturnya.

Berdasarkan hasil rekap pendaftaran, sebagian besar peserta telah mencapai tahap membaca Al-Qur’an dengan lancar sesuai persyaratan utama program. Namun demikian, terdapat pula beberapa siswa yang masih berada pada tahap jilid 3 dan 4.
Salah satu wali murid, Iffah Rahmaniyah, mengaku termotivasi mendaftarkan anaknya karena ingin membangun kedekatan anak dengan Al-Qur’an sejak dini. Ia mengaku terinspirasi setelah membaca buku Rahasia Sukses 3 Hafidz Qur’an Cilik Mengguncang Dunia.
“Jika mereka bisa, insyaAllah kita juga bisa,” ungkapnya.
Iffah juga menceritakan pengalamannya mendampingi anak pertamanya yang kini duduk di kelas 4 takhassus. Menurutnya, proses tersebut justru menjadi sarana belajar bagi dirinya sebagai orang tua.
“Justru saya lebih banyak belajar darinya daripada saya yang mengajarinya,” ujarnya.
Tingginya minat terhadap program takhassus bahkan mendorong sejumlah wali murid mengusulkan penambahan kuota kelas pada tahun pelajaran mendatang.
“Ustazah, apakah tidak bisa tahun pelajaran ini dibuka dua kelas untuk program takhassus?” ujar Ustadzah Nurbaiti menirukan salah satu permintaan wali murid saat proses wawancara.

yang sangat diminati anak dan orangtua
Kepala SDIT Al Ibrah, Ustadz Janan, S.Pd turut menyampaikan harapannya agar program takhassus tidak hanya menjadi wadah mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter islami pada diri siswa.
“Kami berharap kelas takhassus mampu melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, mencintai akhlak mulia, dan tumbuh menjadi anak-anak yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Seleksi ini menjadi tahapan awal dalam menentukan siswa yang akan bergabung dalam program unggulan kelas takhassus tahun pelajaran 2026–2027. Melalui program tersebut, sekolah berharap dapat membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. (*)
INFORMASI :
PENERIMAAN INDEN PENDAFTARAN TAHUN 2027-2028
INFO SELENGKAPNYA..KLIK IKON DI BAWAH INI!!!!!!!!!!!!!!

Recent Comments