Penulis : Ustd. Almaidatul Istibsyarah, S.S.

sditalibrah – Gresik, 10 Juli 2025 – Menyambut Tahun Ajaran baru 2025-2026, SDIT AL IBRAH Gresik menggelar Rapat Kerja (Raker) selama satu pekan penuh. Bertempat di aula lantai 3, suasana raker berlangsung hangat, penuh semangat kekeluargaan, dan tentunya dibalut dengan nuansa spiritual yang khas ala Al Ibrah.

Setiap hari dimulai dengan shalat dhuha berjamaah, dzikir pagi, dan murajaah Al-Qur’an bersama seluruh guru. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, tapi menjadi pondasi semangat dan ketenangan hati sebelum masuk ke sesi-sesi strategis Raker.

Baca juga : Dukungan Penuh! Wali Siswa dan Ananda Bersemangat Hadiri Tes Seleksi Program Kelas Takhassus SDIT Al Ibrah

Pemanasan Fisik: Awali Hari dengan Energi Positif

Menariknya, sebelum sesi sambutan dimulai, Kepala SDIT AL IBRAH, Ustadz Janan, S.Pd., mengajak seluruh guru untuk melakukan pemanasan dan gerakan ringan bersama. Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu poin dalam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu “gemar berolahraga.”

Dengan semangat dan senyum di wajah para guru, momen sederhana ini sukses mencairkan suasana dan menyuntikkan energi positif sebelum masuk ke sesi utama.

Ice breaking untuk mengoptimalkan otak bekerja [foto: Guru SDIT Al Ibrah]

Sambutan Penuh Inspirasi: Menjadi Guru Transformatif

Dalam sambutannya, Ustadz Janan menyampaikan pesan penting tentang peran guru di era pendidikan yang terus berubah. Beliau menegaskan bahwa guru SDIT AL IBRAH harus siap menjadi guru yang transformatif—yakni guru yang terus belajar, adaptif, inovatif, dan mampu menginspirasi siswa bukan hanya lewat materi, tetapi juga lewat keteladanan.

“Kita tidak cukup hanya menjadi guru yang baik. Kita harus menjadi guru yang transformatif—yang mampu mengubah cara pikir, cara belajar, dan cara hidup siswa menuju nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya penuh semangat.

Ia juga menambahkan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk membangun kembali semangat, sinergi, dan komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan berkualitas.

Baca juga : Antara Kejujuran, Kebencian, dan Fitnah: Mendidik Hati dalam Era Bising Informasi

Pemaparan Program dari Setiap Kepala Urusan

Dalam sesi berikutnya, para Kepala Urusan (Kaur) dari bidang akademik, kesiswaan, humas, hingga sarpras, satu per satu memaparkan rencana kerja mereka. Diskusi berjalan aktif dan penuh masukan membangun. Fokusnya: memperkuat program agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

Bedah Rapor Pendidikan: Evaluasi Capaian, Susun Strategi Baru

Sesi yang tak kalah penting adalah bedah Rapor Pendidikan SDIT Al Ibrah tahun 2025 . Tim kurikulum yang diketuai ustadzah Noor Sholikhah memaparkan capaian siswa dari berbagai aspek, baik akademik maupun karakter. Hasil analisis ini menjadi landasan dalam menyusun strategi pembelajaran dan asesmen yang lebih tajam dan bermakna.

SDIT AL IBRAH memang sejak awal sudah menerapkan pembelajaran yang mendalam, jauh sebelum konsep tersebut digaungkan dalam Kurikulum Merdeka. Visi sekolah untuk mewujudkan generasi islami yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing secara global semakin terasa nyata.

Peserta raker dengan semangat kekeluargaan membuat program selama satu tahun ke depan [foto : Guru SDIT Al Ibrah]

Persiapan MPLS Bernuansa Islami dan Ramah Anak

Menjelang akhir Raker, para guru bersama ustadzah Nalini menyusun agenda MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dengan tema “Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Bermakna.” MPLS tahun ini tidak hanya memperkenalkan budaya sekolah, tapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual sejak hari pertama.

Kegiatan seperti shalat dhuha berjamaah, dzikir pagi, dan murajaah bersama akan menjadi pembuka hari yang menguatkan identitas dan kebiasaan Islami siswa. Tak ketinggalan, pengenalan tata tertib, nilai-nilai sekolah, dan aktivitas menyenangkan pun akan menjadi bagian dari hari-hari awal siswa baru.

Baca juga : OUTDOOR LEARNING : KELAS 2 SD IT AL IBRAH GRESIK MEMBENTUK SISWA BERTANGGUNG JAWAB, DISIPLIN, DAN MANDIRI

Refleksi dan Doa: Menutup Raker dengan Penuh Harap

Sebagai penutup, seluruh guru mengikuti sesi refleksi dan doa bersama yang dipimpin oleh guru senior. Momen ini menjadi saat yang syahdu untuk mensyukuri kelancaran Raker dan memohon kekuatan dalam mengemban amanah mendidik di tahun ajaran yang baru.

“Kita tidak hanya membangun kurikulum, tapi juga membangun hati. Semoga Allah mudahkan langkah kita dalam mendidik generasi Qurani,” ucap salah satu guru saat menutup doa bersama.

Dengan semangat baru, sinergi kuat, dan komitmen sebagai guru transformatif, SDIT AL IBRAH siap melangkah mantap menyambut tahun ajaran baru. Bersama, kita siapkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa Qurani. (*)